Brosur desain, mengenal desain brosur

  • Majalah Desain akan menampilkan 10 contoh desain flyer keren yang kami rangkum dari berbagai sumber.

    Desain Flyer nya sangat menarik dan dibuat clean sehingga asik untuk dipandang mata.

    Sebuah selebaran atau flyer, juga disebut surat edaran, atau leaflet, merupakan bentuk iklan kertas ditujukan untuk distribusi yang luas dan biasanya dipasang atau didistribusikan di tempat umum. Brosur dapat digunakan oleh individu, perusahaan, atau organisasi untuk: Mempromosikan barang atau jasa, seperti restoran atau bahkan untuk promosi percetakan yang mencetak brosur itu sendiri. Memberikan informasi menarik atau mengirim pesan sosial, agama, atau politik, seperti dalam pengajian takblik akbar atau kegiatan kampanye politik atas nama partai politik atau kandidat. Flyers juga telah digunakan dalam konflik bersenjata: misalnya, propaganda leaflet yang diebar lewat udara sebagai senjata  taktik perang psikologis. see more jasa desain logo here

    Pada mulanya flyer hanyalah sebuah media promosi instan dan murah, yang biasanya dibagikan secara cuma-cuma, beberapa saat sebelum event/acara tertentu akan berlangsung. Namun dalam perkembangan selanjutnya flyer tidak lagi hanya sebatas pada promosi acara melainkan merambah menjadi salah satu media promosi produk tertentu. 

    Ada berbagai macam versi yang menarik tentang asal usul flyer. Alkisah, nama flyer sendiri diambil dari cara mereka mendistribusikan selebaran ini pada era Perang Dunia 1, yaitu dengan menebarkannya dari atas pesawat! Dari atas!!Wah..Hebat! Pada masa itu flyer menjadi alat propaganda yang sangat efektif. Iyalah gimana gak efektif?!! Distribusinyanya aja oleh angin, yang bisa menjamah seluruh kawasan. Kebayang kan gimana ramenya hujan kertas tersebut.

    Lalu apa isi dari flyer? Yang pasti berbeda-beda, tergantung pada kepentingan dari penggunaan flyer tersebut. Namun satu unsur utama yang dominan adalah informasi. Baik itu dalam bentuk teks maupun visual. Flyer pada dasarnya memang dibuat untuk memberitahu dan sekaligus  sebagai alat pendekatan yang persuasif, untuk mengajak atau bahkan membentuk opini bagi orang banyak. Fomatnya juga beraneka ragam, mungkin kalau jaman dulu bentuknya paling-paling hanya segi empat dan ukurannya kurang lebih seukuran kartu pos standar tapi kalau sekarang..hmmm..jangan heran, macem-macem!! Aneh-aneh malah! Yang segi empat aja, berukuran mulai dari A4 sampe sekecil kartu nama, bahkan ada yang bentuknya asimetris. Tapi gimana pun formatnya satu hal yang khas dari flyer adalah masa berlakunya. Flyer biasa dibagikan beberapa saat sebelum sebuah kejadian/event berlangsung dan lewat dari masa itu, informasi yang disampaikan sudah tidak ‘up to date' lagi alias basi!....kelemahan? belum tentu! Justru hal inilah yang memungkinkan para desainer untuk bereksperimen. Pada ruang dan media yang instan ini, mereka dimungkinkan untuk bereksperimen dan menciptakan inovasi-inovasi visual yang menarik. Seperti halnya teori desain packaging, flyer pun memilki kesempatan hanya 1/5 detik untuk ‘menangkap' mata si target audience. Para desainer pun berlomba-lomba untuk membuat desain yang paling eye catching dan memorable.

    Brosur

    Untuk brosur biasanya berukuran satu halaman kertas folio atau biasanya juga ukuran A4. brosur ini ada macamnya, ada yang be-fold atau lipat dua, ada yang tri-fold atau lipat tiga.

    Pamflet

    Pamflet biasanya berukuran satu halaman folio atau A4 yang biasanya dicetak bolak balik